» How To
  • OUR CONCEPT OF TRAVELLING
  • Bagi kami, learning is a journey, not a destination. Dan perjalanan ini sendiri merupakan perjalanan pembelajaran bagi kami semua. Karenanya, tidak penting seberapa jauh/miles yang mesti kami kejar untuk diselesaikan, tapi berapa banyak yang bisa kami serap/pelajari jika kami berada di sebuah tempat.
  • Untuk itu kami berusaha agar tidak setiap hari kami mesti berpindah kota/tempat. Saat mesti berpindah kota sedapatnya bisa di kisaran 200 – 300 km per hari. Jika terpaksa masih bisa untuk 500 – 600 km namun setelahnya mesti istirahat cukup dan bisa bersantai selama 4-5 hari di tempat tujuan.
  • Kami percaya bahwa belajar tidak mesti selalu didalam ruangan. Dunia merupakan ruang belajar yang begitu luas. Selama perjalanan, anak-anak akan belajar banyak tentang beragam budaya, agama, bahasa, dll. Anak-anak sendiri wajib belajar minimal 3 jam sehari (kami bergantian mendampingi minimal 1 jam, sisanya anak-anak belajar mandiri dengan diberikan tugas) selama weekdays.
  • Sejumlah buku pelajaran (dari Gandhi Memorial Int School) sudah kami bawa untuk bahan pelajaran selama perjalanan. Selain itu kami juga menyiapkan sejumlah project bagi anak-anak untuk dilakukan. Project tersebut berbeda-beda tergantung lokasi yang kami lalui. Ada project penelitian kecil tentang ekosistem (bisa di danau, hutan, pantai, darat, dll), tentang budaya (misalnya dengan hidup bersama hill tribe minority selama beberapa hari), tentang agama (belajar tentang berbagai agama di tempat yang tepat, misalnya memahami agama budha dan ikut bersama para monk selama beberapa hari dan project-project lainnya.
  • Jurnal dan reflection merupakan hal tambahan yang anak-anak lakukan diluar standard pelajaran dari sekolah. Reflection sangat penting untuk mereka memahami pengalaman baru apa yang telah mereka dapatkan sehingga bisa diterapkan dimasa mendatang.
  • OUR EQUIPMENT
  • Our Room
  • Untuk akomodasi, kami menggunakan rooftop tent dan bermalam di mana saja yang kami anggap lokasi tsb aman dan cukup nyaman untuk menginap, jika memungkinkan.
  • Sebenarnya, Kami memiliki 4 pilihan untuk menginap.
  • Pilihan pertama adalah tidur dengan menggunakan rooftop tent. Tidur disana cukup nyaman karena tidur diatas atap mobil. Ini pilihan favorit kami jika mendapatkan lokasi menginap dengan pemandangan indah. Karena disaat pagi hari, saat membuka tenda yg terletak diatas atap mobil, akan menyajikan pemandangan yang menakjubkan. Tendanya sendiri sangat praktis untuk dibuka/ditutup. Dalam waktu kurang dari 5 menit tenda sudah terpasang rapi.
  • Pilihan kedua adalah tidur menggunakan tenda living room. Pilihan ini sangat cocok jika kami masih asyik ber aktivitas di living room sampai malam (misalnya belajar, main kartu, barbeque, dll) dan malas untuk naik rooftop tent.
  • Pilihan ketiga adalah tidur didalam mobil. Ini adalah pilihan dalam situasi emergency. Misalnya kami dalam perjalanan yg panjang (lebih dari 600 km dimana tidak ditemui adanya hotel/guest house. Sementara lingkungan/ situasi dirasa tidak benar-benar aman. Maka pilihan ini akan kami ambil, mengingat jika tidur didalam tenda di lingkungan yang kurang aman sangat beresiko karena tenda mudah dibuka/bongkar. Untuk itu, bagian belakang mobil kami memang sudah diatur agar bisa menjadi tempat tidur darurat untuk kami ber emapt bisa tetap tidur nyaman didalamnya. Di
  • Pilihan keempat adalah tidur di hotel / guest house. Pilihan ini akan tetap kami ambil minimal 1 minggu sekali agar anak-anak bisa merasa nyaman dan untuk berganti suasana. Dengan menginap di hotel, maka anak-anak bisa leluasa bermain, bisa tetap berenang (hal yang sangat disukai oleh anak-anak kami), menonton kartun dan kenyamanan standard anak kota lainnya 😀
  • Our Living Room

Living room kami sebenarnya hanyalah sebuah tenda yang berukuran cukup tinggi dan cukup nyaman bagi kami untuk beraktivitas didalamnya. Ini digunakan untuk tempat makan (dilengkapi dengan meja makan lipat dan kursi lipat) dan ruang duduk lesehan untuk bersantai main kartu atau untuk ruang belajar anak2. Jadi meskipun hujan dan kami tidak menginap di hotel, aka nada selalu tempat untuk kami bersantai.

  • Our Storage
  • Kecilnya ruang yang tersedia di mobil membuat kami benar2 mesti memaksimalkan ruang sekecil apapun untuk bisa meletakkan sejumlah barang yang kami bawa selama perjalanan. Mulai dari baju, jacket2 musim dingin, buku2, perlengkapan berkegiatan (snorkeling, bola, dll), mainan anak2, perlengkapan dapur, dll…, dll
  • Kami membuat sejumlah storage yang dibuat berdasarkan hasil diskusi dan perdebatan panjang kami selama dalam masa perencanaan. Storage kami bagi menjadi 3 bagian. Storage utama adalah barang2 yang mudah untuk diambil (buku pelajaran anak-anak, baju ganti sehari-hari) tanpa mobil mesti berhenti. Ini kami letakkan dibagian kaki kursi row kedua. Sehingga anak-anak bisa mengambilnya kapan saja. storage kedua adalah perlengkapan masak, perlengkapan makan, baju cadangan (jika baju sehari-hari sudah menipis karena kotor dan belum di laundry), perlengkapan repair mobil, makanan, ini kami letakkan dalam laci-laci yang sudah dirancang khusus untuk itu. Laci kami buat dengan system otomatis locked (terkunci) saat ditutup, sehingga saat perjalanan, laci tidak bisa terbuka akibat posisi mobil yang sedang naik/turun.
  • Didalam laci bisa diletakkan kompor, magic jar kecil, bahan masakan, perlengakapan masak. Saat laci dibuka, kami siap untuk langsung masak.
  • Our Kitchen
  • Ini bagian yang saat awal kami pikir paling rumit. Karena kami ingin bisa tetap masak dimanapun kami berada. Sementara dengan menyinggahi berbagai Negara, maka kompor yang digunakan mesti bisa memakai bahan bakar yang tersedia di Negara tsb. Tidak semua Negara mudah untuk mendapatkan gas.
  • Yang paling praktis memang menggunakan multi fuel stove. Tapi multi fuel stove yang tersedia di Indonesia saat ini hanya yang jenis sangat kecil untuk camping. Sangat tidak nyaman untuk memasak sehari-hari dengan menggunakan pan yang relative besar.
  • Keputusan kami akhirnya memilih kompor listrik yang membutuhkan watt rendah. Setelah mencari-cari, akhirnya kami bisa menemukannya. Pilihan ini paling sesuai bagi kami, karena bentuk kompor listrik yang flat dan tipis, sehingga mudah dimasukkan kedalam laci. Untuk meletakkan panic/pan sangat stabil dan nyaman untuk memasak.
  • Dengan adanya kompor listrik ditambah lagi dengan magic jar dan kulkas kecil, maka mobil mesti bisa mensuplai kebutuhan tsb. Pilihan awal, kami menggunakan aki kering yang bisa di isi saat mobil bergerak. Namun setelah melihat sempitnya ruang yg tersisa di dalam kap mesin, maka pilihan ini tidak bisa dilakukan.
  • Maka alternative berikutnya yang bagus adalah menggunakan solar panel. Dengan konsultasi dan bantuan teman kami Indrawan, pemasangan solar panel di mobil kami bisa terealisasi di last minute, 1 hari sebelum mobil dikirim dengan kapal ke Pontianak.
  • Perlengkapan masak lainnyarelative simple. Kami membawa pan, panci, pengukus, bumbu-bumbu, perlengkapan masak lainnya. Semua ditata didalam laci dengan aman. Kapanpun kami ingin makan masakan sendiri, bisa langsung buka “kitchen” kami.
  • Our Electricity
  • Seperti penjelasan diatas, maka berdasarkan perhitungan, kebutuhan kami akan listrik perharinya jika kami memasak adalah …. Watt.
  • Ini berdasarkan kebutuhan pemakaian kompor listrik yg menyala terus selama min. 30 menit. Listrik untuk penanak nasi, listrik untuk lampu di living room dan lampu di “open kitchen” kami. Sebenarnya menurut teman kami Indrawan, kami membutuhkan 2 solar panel dan 2 aki kering. Namun setelah kami menghitung luasan tempat yang tersedia di rack besi atap mobil kami, tidak ada tempat untuk meletakkan 2 solar panel, terlebih untuk meletakkan 2 aki kering, beban di atap mobil kami terlalu berat. Karena di atap mobil kami sudah ada rooftop tent dan peti storage serta nantinya ditambah jiriken fuel dan air bersih.
  • Dengan terpaksa, kami akhirnya hanya bisa memasang 1 solar panel ditambah dengan 1 aki kering di atap mobil.
  • Paling tidak untuk sementara kami mesti berhemat dengan pemakaian listrik saat mobil berhenti bergerak
  • Our Bathroom/toilet
  • Ini bagian paling sensitive yang membuat kami beberapa kali perang dingin saat menentukan pemilihan mobil. Bagi Iyel, hal yang penting mesti ada didalam mobil adalah dapur, tempat anak-anak belajar dan …. Toilet / shower. Karena saat waktunya untuk ke belakang, kadang kita tidak bisa menentukan/mengatur waktunya. Juga ketidak nyaman menggunakan public toilet terutama di Negara-negara yang belum maju. Namun, setelah berbagai pilihan mobil yang lebih nyaman ternyata tidak bisa diambil, maka mau tidak mau Iyel bersedia menyesuaikan impian dengan kenyataan 😀
  • Pilihan yang masih masuk akal adalah dengan menyiapkan tenda untuk shower / toilet, pompa untuk shower dan menyiapkan closet portable. Paling tidak, saat di afrika dan tidur di lokasi yang antah berantah …., anak-anak tetap bisa mandi ataupun ke toilet dengan sedikit lebih nyaman. Lol. disertai gambar

Have Less, Do More, Be More

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus placerat risus eu augue rutrum, eu elementum elit semper. Nam et hendrerit ex. Phasellus quis mi in ligula facilisis laoreet sit amet ut enim. Nam magna turpis, rutrum at finibus sed, … Read More

Planning the perfect trip

Quisque iaculis erat id interdum ullamcorper. Praesent fringilla dolor iaculis, tempus magna vitae, porta libero. Quisque in tristique ipsum. Donec mauris ex, dignissim a enim id, interdum scelerisque dolor. Cras pretium lorem bibendum libero posuere, quis sollicitudin lectus commodo. Integer … Read More

I am not the same, having seen the moon shine on the other side of the world. Stuff your eyes with wonder, live as if you’d drop dead in ten seconds. See the world. It’s more fantastic than any dream made or paid for in factories.

Finding the best coffee

In eu finibus erat, vitae viverra nibh. Ut iaculis odio velit. Morbi et est nisl. Sed interdum eget risus vel mattis. Donec in accumsan purus. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Sed in nulla … Read More

Alone and happy about it

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus scelerisque est at viverra mollis. Nullam nec eros sed urna euismod ultricies at vitae nibh. Integer ut elementum diam. Sed venenatis vehicula elit, at rutrum urna vestibulum non. Fusce rutrum dui … Read More

Video Adventures

Curabitur a tempor orci, at venenatis quam. Cras non auctor sem, eu convallis ante. Integer pulvinar urna id dapibus eleifend. Aenean interdum, ex vitae vestibulum semper, sem purus commodo tellus, nec dictum tellus orci eget neque. Proin sagittis hendrerit gravida. … Read More

How to have successful adventures

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus scelerisque est at viverra mollis. Nullam nec eros sed urna euismod ultricies at vitae nibh. Integer ut elementum diam. Sed venenatis vehicula elit, at rutrum urna vestibulum non. Fusce rutrum dui … Read More

To my mind, the greatest reward and luxury of travel is to be able to experience everyday things as if for the first time, to be in a position in which almost nothing is so familiar it is taken for granted.