Camping di Africa – Part 23

 

Chefchaouen, The Blue Pearl of Morocco 

Chefchaouen merupakan salah satu kota menarik yg wajib dikunjungi saat di Morocco.

Dikenal sebagai blue city karena nyaris seluruh warganya mencat rumahnya dengan warna biru sehingga terlihat sangat cantik dan eye catching. Rumah rumah disini berkontur sehingga menambah keunikan tempat ini

Ada berbagai versi tentang mengapa penduduk disini men cat dinding rumah mereka dengan warna biru. Versi yang paling populer adalah karena warna biru Akan membuat nyamuk-nyamuk serta serangga dan rayap menjauh. Mungkin karena bahan dasar yang mereka gunakan mengandung kapur.

Versi lainnya menceritakan bahwa jaman dulunya para Yahudi yang mengungsi saat Hitler berkuasa ditahun 1930 an membangun Kota ini bersama warga Moors. Merekalah yang mengenalkan warna biru. Biru melambamgkan langit Dan surga.

Entah mana versi yang paling benar, yang terpenting Kota ini sangat unik dan anak2 selalu happy berlarian disepanjang lorong-lorongnya yang cantik.

Fez

Fez terkenal karena kerajinan kulit, pahatan kayu dan perunggu yang sudah menjadi tradisi dan warisan secara turun-temurun.

Sangat menarik untuk melihat cara kerja para pengrajin kulit di Fez, karena masih mengolah dan melakukan pewarnaan kulit dengan cara yang sangat tradisional. Kulit-kulit tersebut nantinya akan dicelup dalam bak-bak besar secara manual dan kemudian dikeringkan.

Saat di Fez, kami sebenarnya ingin sekali mampir ke rumah salah keluarga barbar, suku asli Afrika Utara yang kebanyakan ada di Morocco, Libya dan Tunisia. Namun karena keterbasan waktu, akhirnya kami memutuskan hanya untuk mampir ke pasar Fez dan melihat sejumlah pedagang barbar yang menjual herbal khas suku barbar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *