Cappuccino Mogok – Part 14

Langar to khorog

Dari Langar, Kami lanjutkan perjalanan menuju Khorog. Namun karena tanki bahan bakar sudah sangat tipis mau tidak mau kami mesti membeli solar/diesel Di Langar

Lucunya, mereka memiliki pom bensin yg unik. Menyerupai bunker yg isinya tanki bahan bakar. Ukuran liternya juga unik, maklum Langar cukup terpencil.

Eelco sebenarnya sangat keberatan membeli diesel di Langar,. Cappuccino gak bisa minum solar sembarangan, akan banyak masalah. Tapi mau gimana lagi. Khorog masih 200 km lagi, tak mungkin kami beli di Khorog.

Dan benar saja, dalam jarak kurang dari 15 km, Cappuccino langsung mogok. Di tepi jalan, saat Eelco coba cek Cappuccino, sejumlah pria Tajikistan langsung ikut nimbrung dan ikut membantu. Namun akhirnya disarankan di cek mekanik yg terletak 8 km. Untungnya Cappuccino masih bisa jalan lagi meskipun suaranya agak aneh. Para pria Tajik ini tetap membantu kami hingga aman.

Dari cerita yg kami dengar, memang 90% pria Tajikistan, jago dan menyukai mesin mobil. Dengan kondisi ekonomi mereka, maka umumnya mobil yang mereka bisa miliki sudah berusia lebih dari 25 tahun. Tak heran mereka menyukai utak-atik mobil yang mereka temui dimana saja 😀😀

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *