Keindahan Dubrovnik di Croatia – Part 22

ALBANIA

Kami masuk border Albania sudah menjelang malam. Sejumlah mobil didepan kami diperiksa bagasinya, namun saat cappuccino lewat imigrasi, Kami tidak turun dari mobil hanya eelco yg turun. Petugas hanya cek jumlah org dimobil dari jendela. Kebayang jika mereka periksa, pasti butuh 2 jam 😁.

Di Albania Kami hanya Akan mampir di butrint national park, Sarade (pantai) dan Tirana (ibukota Albania).

Untuk masuk ke Butrint NP, Cappuccino mesti naik getek πŸ˜‚. Gak nyangka di Eropa Ada juga getek 😁😁. Sayangnya Kami naik getek saat malam sehingga tidak bisa ambil gambarnya. Esoknya Kami sempatkan ambil getek ini tanpa cappuccino diatasnya

Di Tirana kebetulan sedang berlangsung Christmas Night Fair seperti pasar malam dengan berbagai permainan dan cafe dadakan. Anak2 langsung happy, dari sore hingga malam bisa bermain sepuasnya. Padahal dinginnya benar2 menusuk… Brrr

MONTENEGRO

Setelah Albania, perjalanan Kami lanjutkan menuju Montenegro. Negara yang sangat kecil. Kami memutuskan hanya mampir di satu kota yaitu Budva. Ini Kota pantai yg benar benar cantik. Dari teras hotel Kami menginap di Budva pemandangan yang disuguhkan sangat menakjubkan.

Sayangnya Kami cuma mampir sebentar lebih tepatnya hanya semalam di Budva. Rumah2 disni berundak-undak mengikuti kontur, jadi berjalan2 memgelilingi Kota disini lumayan bikin ngos-ngosan. Tapi lelahnya setimpal Karena langsung disuguhi pemandangan cantik

CROATIA

Dubrovnik

Ini destinasi yang wajib untuk dikunjungi saat di Croatia.

Seperti juga Montenegro, Croatia di anugerahi pantainya yang luar biasa indahnya.

Namun tak hanya itu, Dubrovnik juga memiliki Kota tua yang sangat unik dikelilingi dinding batu tinggi besar yang sudah ada sejak abad 16.

Didalam kota tua ini terdapat gereja, museum dan tentunya sejumlah souvenir shop, cafe dan bar. Kami sekeluargaΒ  benar2 sangat menikmati senja dan indahnya malam di Kota tua Dubrovnik .

Kami menyempatkan untuk ikut tour dengan menggunakan boat untuk mengelilingi pantai Dubrovnik yang cantik dan menyaksikan gua kecil yang terletak dipantai.

Mediterranean Sea

Karena Kami mengejar untuk bisa segera bisa mencapai Africa Barat maka Kami ambil rute sepanjang Mediterranean Sea melewati sejumlah negara negara Balkan.

Pemandangan nya sangat menakjubkan 😍😍😍, namun sayangnya karena Kami mesti mengejar waktu untuk bisa segera masuk Africa, Kami tidak bisa terlalu berlama2 menikmati pemandangan disini.

 

Rute yang Kami lalui disepanjang Mediterranean Sea ini adalah Albania, Montenegro, Croatia, Slovenia, Italy, Perancis dan Spanyol. Dari Spanyol menyeberang ke Morocco yang sudah masuk benua Africa

Beberapa negara Eropa Timur ini memberikan bebas visa jika Kita sudah memiliki Schengen Visa.

SPANYOL

Venice

Masalah utama saat kami mampir Di Venice adalah parking lot. Jika parkir Di tempat parkir berbayar, harganya selangit. Sampai €10 per jam. Padahal Kami pasti butuh sekitar 10 jam 😧. Jadilah Kami parkir cappuccino diluar Kota Venice. Cukup bayar €12 untuk 12 jam dan masuk Kota dengan menggunakan tram. Anak-anak pun happy naik tram.

Sayangnya saat di Venice, kami lupa memesan tiket online untuk St. Mark’s Basilica. Kami gak sanggup kalau harus antri panjang. Paling praktis memang pesan tiket online minimal 2 hari sebelumnnya. Mencoba antri pun hanya sanggup 15 menit, anak2 sudah gak sabar.

Reneeshya dan Tyo begitu happy memberikan makan burung yang terdapat di sekitar St. Basilica menurut mereka lebih fun daripada lihat bangunan tua πŸ˜…πŸ˜…. Sudah capek lihat bangunan tua sejak Turkey. Bahkan diajak naik gondola yang sudah menjadi transportasi utama di Venice selama berabad-abad dan menjadi icon-nya kota Venice pun gak mau, mereka lebih memilih berlarian disekitar burung.

Inilah susahnya jalan dengan anak2, minatnya sangat berbeda, dan Kami lebih banyak mesti mengalah dengan anak2. Tapi bagus juga sih, bayangkan kalau mereka berkeras mau naik St. Basilica seperti papanya, urusannya mesti antri 2 jam lebih, bagus juga mereka gak mau naik gondola, hemat 4 X 80€ πŸ˜‚πŸ˜‚ (Pola pikir praktis emak2).

Valencia

Kami mampir di valencia hanya dari perjalanan Barcelona untuk menuju Sevilla dan kemudian menyeberang ke Morocco.

Valencia sendiri sebenarnya merupakan salah satu kota besar di Spain dan banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi. Tapi kami sudah terlalu fokus untuk bisa segera masuk ke Afrika karena khawatir dengan jeterbatasan waktu kami. Terlebih kami di Spain saat winter, dingiiin. Berharap di Morocco akan lebih hangat.

Jadilah kami hanya singgah untuk memberikan jeda bagi anak2 untuk bermain di playpark, anak2 bisa puas bermain setengah harian. Setelahnya menginap dihotel di Valencia dan esok paginya menyempatkan berkeliling kota sejenak, check out langsung melanjutkan perjalanan kami menuju Seville.

Seville

Akhirnya, kami kelelahan juga berkejaran dengan waktu dan hanya mampir 1 malam disetiap kota yang kami singgahi. Rencana kami untuk hanya menginap semalam di Seville kami rubah menjadi 2 malam dan bisa menikmati kota terakhir di Eropa sebelum kami masuk Afrika.

 

Mengunjungi Plaza de Espana dan menyewa perahu melihat plaza de toros the cathedral of bullfighting. Untungnya kami berkunjung disaat bukan musimnya bullfighting…., gak tega menperlihatkan atraksi ini pada anak2.

Cordoba

Dari Seville kami menuju Cordoba, namun kami cuma semalam di Cordoba karena ingin mampir melihat Moor Mosque yang terkenal. Ada kisah menarik dibelakang Moor Mosque ini, kisah tentang hilangnya warisan Islam di Spain.

Sorenya kami menyaksikan senja dan sunsetnya yang cantik sambil menikmati merdunya pengamen yang bernyanyi di sepanjang jembatan Cordoba.

Sayangnya dokumentasi kami dari Croatia hingga Spain hilang akibat hardisk laptop kami crash dan nyaris 80% tidak bisa di recover. Jadi gambar yang teman-teman lihat saat ini hanya sebagian kecil yang bisa terselamatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *