Persepolis Kota yang Hilang – Part 18

 

Shoostar

Terletak di provinsi Khuzestan, merupakan kota penting yang sangat produktif dengan pertaniannya di masa lampau.

Pada jamannya dulu the Great Darius, raja Persia masa itu membangun sebagian dari sistem pertaniannya dengan sistem irigasi yang cukup maju dengan sejumlah dam, terowongan, kanal dan water mills di kawasan ini.

Sayangnya, selama beberapa hari di Shoostar, kegiatan kami terus terhalang hujan yang turun hampir setiap hari. Hingga meskipun kami memghabiskan 4 hari di Shoostar, hanya sempat mengunjungi damnya, masjid dan makan malam di 2 lokasi kulinernya yang sangat unik. Sisanya kami habiskan berselfie ria 😀 di hotel tempat kami menginap Tabib House traditional hotel yang konon katanya bersejarah karena dibangun di era Qajar.

Masuk ke hotel ini memang serasa berada di masa lalu dengan berbagai dekorasi ruangan khas Iranian di masa keemasan jalur sutera nya. Meskipun hotel tua, namun kamarnya dibuat sangat nyaman dan membuat kami sangat kerasan dan anak-anak pun happy belajar selama disini.

Shiraz

Shiraz, merupakan kota tertua di Iran yang sarat akan sejarah dan budaya. Tempat yang wajib dikunjungi di sini adalah masjid Nasir Ol Molk dan Persepolis.

Kali ini saya akan berkisah tentang masjid Nasir Ol Molk atau yang sering disebut ‘pink mosque’ yang sangat stylish dan cantik.

Terletak di Gawda Arabian Quarter dan dibangun pada masa Pemerintah Qajar tahun 1876-1888, masjid ini menjadi favorit para pelancong untuk berfoto karena sangat instagramable. Saat melangkah masuk ke dalam masjid, rasanya seperti di kaleidoskop.

Mengandung Iranian arsiktektur yang sangat kental dengan interior yang sangat unik. Seluruh kubah-kubah dan pilarnya dilapisi keramik berwarna agak pink. Persian karpet menutup seluruh lantai dan jendela kaca berwarna yang akan memantulkan pendaran cahaya indah saat terkena pantulan cahaya matahari.

Waktu terbaik untuk berkunjung kesini sekitar pukul 10-11 pagi di mana pantulan cahaya matahari akan memunculkan pendaran warna-warna indah ke dalam masjid.

Persepolis

Persepolis terletak 60 km sebelah utara kota Shiraz, memperlihatkan kebesaran periode kerajaan Achaemenid di masanya dulu.

Dibangun oleh Darius I pada abad 6 BC (Before Christ) dari material berupa limestone, batu lempung dan kayu cedar, hingga kini Persepolis tetap bisa memperlihatkan keagungan masa-masa nya dulu.

Para arkeolog percaya bahwa lokasi Persepolis dipilih oleh Cyrus The Great, dibangun oleh Darius I, kemudian Putra Darius I, yaitu Xerves menyempurnakan konstruksinya. Persepolis dulunya mungkin menjadi ibukota Persia di masa itu.

Jika berkunjung ke Persepolis, lebih baik menggunakan guide atau menyewa alat 3D goggle, sekitar 300.000 IRR (mata uang Iran) agar bisa memahami bentuk konstruksi Persepolis di masa lampau, karena yang saat ini hanya berupa reruntuhan nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *